Biaya & Perencanaan
Bare Condition vs Semi Furnish: Mana yang Lebih Hemat untuk Kantor Anda?
Saat memilih ruang kantor sewa di Jakarta, satu istilah sering menentukan seluruh anggaran Anda: kondisi ruangan. Dua ruang dengan luas dan lokasi yang sama bisa berbeda ratusan juta rupiah dan beberapa minggu pengerjaan, hanya karena yang satu berstatus bare condition dan yang lain semi furnish.
Artikel ini membandingkan kedua kondisi tersebut dari sisi biaya fit out, durasi, fleksibilitas desain, dan risiko. Angka yang kami pakai adalah angka pengerjaan kami untuk 2026. Bila Anda masih di tahap awal pindahan, baca juga panduan relokasi kantor di Jakarta agar jadwalnya realistis.
Apa beda bare condition, semi furnish, dan furniture only?
Ketiga istilah ini menggambarkan seberapa banyak pekerjaan interior yang sudah ada saat ruangan diserahkan kepada Anda. Makin sedikit yang sudah ada, makin besar pekerjaan fit out yang harus dibiayai.
Bare condition
Ruangan diserahkan dalam keadaan kosong. Biasanya belum ada ceiling, lantai perlu screeding, dan seluruh sistem seperti listrik, pendingin, sprinkler, dan data harus dibangun atau disesuaikan dari nol. Ini kondisi yang memberi kebebasan desain paling besar, sekaligus pekerjaan terbanyak.
Semi furnish
Sebagian interior sudah tersedia, misalnya partisi, sebagian ceiling, atau lantai yang masih layak. Fokus pengerjaan biasanya pada refinish lantai, penggantian ceiling di area kritikal, penyesuaian tata ruang, dan penambahan furnitur.
Furniture only
Ruangan sudah siap pakai. Yang diperlukan hanya pengadaan dan instalasi furnitur, seperti meja kerja, kursi, meja rapat, dan storage. Kategori ini paling cepat dan paling murah, tetapi hanya masuk akal bila kondisi dan tata ruang yang ada memang sudah cocok untuk Anda.
Perbandingan biaya fit out per m²
Berikut kisaran biaya fit out untuk 2026 berdasarkan kondisi ruangan:
- Bare condition: Rp 4 sampai 8 juta per m².
- Semi furnish: Rp 3,5 sampai 5 juta per m².
- Furniture only: sekitar Rp 1 juta per m².
Sebagai ilustrasi hitungan sederhana untuk kantor seluas 300 m²: bare condition berada di kisaran Rp 1,2 sampai 2,4 miliar, semi furnish sekitar Rp 1,05 sampai 1,5 miliar, dan furniture only sekitar Rp 300 juta. Angka ini hanya contoh perkalian dari kisaran per m², bukan penawaran. Biaya sebenarnya baru bisa dipastikan setelah survei ruangan dan penyusunan Bill of Quantities.
Rincian faktor yang membuat biaya naik atau turun, termasuk tier spesifikasi, kami uraikan di panduan biaya interior kantor Jakarta.
Perbandingan durasi pengerjaan
Waktu sering lebih mahal daripada material, karena setiap minggu ruangan belum bisa dipakai adalah minggu Anda tetap membayar sewa.
- Bare condition: 8 sampai 12 minggu.
- Semi furnish: 4 sampai 6 minggu.
- Furniture only: sekitar 3 minggu.
Rentang ini sudah mencakup pengurusan izin kerja dari manajemen gedung dan waktu approval material oleh klien. Selisih antara bare dan semi furnish bisa mencapai enam minggu atau lebih, dan itu perlu dihitung sejak sebelum kontrak sewa ditandatangani.
Kapan bare condition lebih tepat?
Bare condition cocok bila beberapa hal berikut berlaku pada perusahaan Anda:
- Alur kerja tim tidak cocok dengan tata ruang bawaan, misalnya butuh area kolaborasi besar, ruang studio, atau zona tenang yang jelas.
- Ada kebutuhan teknis khusus seperti ruang server, pantry besar, atau area produksi ringan.
- Identitas brand perlu terlihat jelas di ruang kerja, dari lobi sampai ruang rapat.
- Masa sewa cukup panjang sehingga biaya fit out bisa diserap dalam beberapa tahun.
Dengan bare condition, desain, MEP, dan furnitur dirancang sebagai satu kesatuan. Itu alasan banyak klien memilih pendekatan design and build pada kondisi ini: satu kontrak untuk desain, izin, pembangunan, dan serah terima.
Kapan semi furnish lebih tepat?
Semi furnish masuk akal bila Anda mengejar waktu dan ingin mengurangi belanja modal di awal:
- Tenggat pindahan ketat, misalnya kontrak kantor lama segera berakhir.
- Tata ruang yang ada sudah mendekati kebutuhan, sehingga perubahan cukup di area tertentu.
- Anggaran fit out terbatas atau perlu persetujuan internal yang lebih ringan.
- Masa sewa relatif pendek sehingga investasi besar di ruang sewaan kurang menguntungkan.
Namun periksa dulu kondisi aktualnya. Ceiling, lantai, dan instalasi bawaan kadang tampak baik tetapi tidak sesuai standar gedung atau tidak cukup untuk jumlah staf Anda. Karena itu kami menyarankan kontraktor ikut survei sebelum kontrak sewa final.
Bagaimana dengan furniture only?
Kategori ini sering dianggap paling sederhana, tetapi justru paling mudah salah pilih. Biayanya sekitar Rp 1 juta per m² dan selesai dalam sekitar 3 minggu, sehingga terasa seperti jalan pintas. Padahal pilihan ini hanya tepat bila ruangan benar-benar siap: ceiling, lantai, pencahayaan, dan sistem pendingin sudah sesuai kebutuhan Anda.
Bila ternyata tata ruang bawaan memaksa tim duduk tidak efisien atau ruang rapat terlalu kecil, furnitur baru tidak akan menyelesaikan masalah itu. Furnitur custom dari workshop kami, mulai dari meja kerja, storage, sampai meja rapat, dapat disesuaikan dengan ukuran dan alur ruangan yang ada. Detailnya ada di halaman furnitur custom.
Contoh skenario pengambilan keputusan
Bayangkan sebuah perusahaan jasa dengan 60 staf yang kontrak kantor lamanya berakhir dalam empat bulan. Mereka menemukan dua kandidat ruang dengan luas serupa, satu bare condition dan satu semi furnish.
Ruang bare condition menawarkan tata ruang yang bisa dirancang bebas, tetapi pengerjaan 8 sampai 12 minggu ditambah pemilihan kontraktor 1 sampai 2 bulan hampir menghabiskan seluruh sisa waktu mereka. Ruang semi furnish lebih cepat, 4 sampai 6 minggu, dengan biaya fit out per m² yang lebih rendah, tetapi tata ruangnya menuntut kompromi.
Dalam kasus seperti ini, tenggat sering menjadi faktor penentu, bukan estetika. Perusahaan yang punya waktu longgar umumnya mengambil bare condition demi hasil yang tepat guna. Perusahaan yang terdesak waktu mengambil semi furnish, lalu menyempurnakan area penting seperti ruang rapat dan area penerima tamu. Tidak ada jawaban tunggal, dan itu sebabnya estimasi tertulis dari kontraktor untuk setiap kandidat ruang sangat membantu.
Kesalahan yang sering terjadi saat membandingkan
Hanya membandingkan harga sewa
Ruang bare condition umumnya terlihat lebih murah di harga sewa, sedangkan semi furnish terlihat lebih mahal. Tetapi total biaya yang benar adalah sewa selama masa kontrak ditambah biaya fit out. Hitung keduanya sebelum memutuskan.
Melupakan biaya waktu
Bila bare condition memakan 8 sampai 12 minggu dan semi furnish 4 sampai 6 minggu, ada selisih sewa yang dibayar untuk ruang yang belum bisa dipakai. Nilai selisih itu masuk perhitungan.
Tidak menanyakan batasan gedung
Setiap gedung punya aturan jam kerja, akses material, dan persyaratan teknis. Hal ini memengaruhi jadwal dan biaya, sehingga sebaiknya ditanyakan sebelum menandatangani sewa.
Memilih kontraktor setelah kontrak sewa berjalan
Pemilihan kontraktor memakan waktu. Mulailah saat negosiasi sewa memasuki tahap akhir supaya pembangunan dapat langsung berjalan begitu akses ruangan diberikan.
Langkah memutuskan dalam satu minggu
- Kumpulkan dua atau tiga kandidat ruang beserta harga sewa dan kondisinya.
- Minta kontraktor melakukan survei dan memberi estimasi fit out untuk masing-masing.
- Jumlahkan sewa selama masa kontrak dan biaya fit out, lalu tambahkan biaya waktu pengerjaan.
- Bandingkan kecocokan tata ruang dengan alur kerja tim, bukan hanya angka.
Kami menangani semuanya dari workshop furnitur sendiri di Cakung, sehingga furnitur custom, joinery, dan pengerjaan lapangan berada di bawah satu kendali. Anda dapat melihat contoh hasil pengerjaan di portfolio kami dan memahami alur kerjanya di halaman proses. Rating Google kami 4,8 dari 44 ulasan per 20 Oktober 2026.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa biaya fit out kantor bare condition per m²?
Sekitar Rp 4 sampai 8 juta per m² untuk 2026, dengan durasi pengerjaan 8 sampai 12 minggu. Angka akhirnya bergantung pada spesifikasi material, kompleksitas MEP, dan jumlah furnitur custom.
Apakah semi furnish selalu lebih murah daripada bare condition?
Dari sisi biaya fit out, ya: sekitar Rp 3,5 sampai 5 juta per m² dengan durasi 4 sampai 6 minggu. Tetapi harga sewa ruang semi furnish bisa lebih tinggi, jadi yang perlu dibandingkan adalah total biaya selama masa sewa, bukan biaya fit out saja.
Kapan sebaiknya memilih ruang bare condition?
Saat Anda butuh tata ruang yang benar-benar sesuai alur kerja, punya kebutuhan teknis khusus, atau masa sewa cukup panjang untuk menyerap biaya fit out. Dengan ruang bare, Anda bebas merancang dari nol.
Berapa lama fit out kantor furniture only?
Sekitar 3 minggu, dengan biaya sekitar Rp 1 juta per m². Pilihan ini cocok bila ruangan sudah siap pakai dan Anda hanya perlu pengadaan serta instalasi furnitur.
Dapatkan estimasi yang akurat
Mari lihat
ruang Anda.
Survei lokasi dan konsultasi gratis. Tanpa komitmen apapun.